UAD Rubah Mekanisme Perkuliahan Dan Wisuda Karena COVID-19

oleh | Mar 16, 2020 | Blog | 0 Komentar

Infeksi Corona Virus atau yang sekarang sudah di berinama dengan COVID-19 pertama kali di temukan di kota Wuhan, Cina pada Akhir Desember 2019. COVID-19 in menular sangat cepat dan sudah menyebar di ebrbagai wilayah lain yang ada di Cina dan kebeberapa negara termasuk, Negara Kita Indonesia. COVID-19  meupakan kumpulan virus yang dapat menginfeksi sistem pernapasan, pada banyak kasus virus menyebabkan infeksi pernapasan ringan, seperti flu. Akan tetapi virus ini juga dapat menyebabkan infeksi pernapasan berat seperti, Pneumonia, MERS dan SARS.

Di karenakan Virus ini sudah menjalar di berbagai kota termasuk Solo dan Yogyakarta maka Universitas Ahmad Dahlan Juga menyusul apa yang di lakukan oleh Universitas Indonesia dimana mengubah sitem perkuliahanya menjadi perkulaiahan jarak jauh.

Keputusan UAD Untuk Menangani Permasalahan Virus Corona

1. Memutuskan untuk Menunda Pelaksanaan Pelepasan Wisuda FTI UAD Jumat 20 Maret 2020. Berdasarkan Surat Edaran Rektor R/11/H.2/III/2020 tentang Penundaan Wisuda Periode Maret 2020

2. Memutuskan untuk Menunda Pelaksanaan Family Gathering FTI UAD Rabu 25 Maret 2020 untuk waktu yang belum ditentukan

3. Menghimbau untuk mengoptimalkan Kuliah Online :

  • MK Full Online, silakan dilanjutkan
  • MK hybrid online, silakan dilanjutkan, jika memungkinkan porsi online diperbanyak
  • MK Klasikal, silakan minggu ke-3 (16-21 Maret 2020) dan minggu ke-4 (23-28 Maret 2020) jika dimungkinkan dilaksanakan secara online

4. Menghimbau untuk Praktikum minggu ke-3 (16-21 Maret 2020) dan minggu ke-4 (23-28 Maret 2020) jika dimungkinkan dilaksanakan dalam bentuk lain atau ditunda

5. Menghimbau untuk Menunda Agenda-agenda yang melibatkan banyak peserta s.d Virus Corona mereda

6. Menghimbau untuk minimalkan berpergian atau berkumpul dengan banyak orang 

7. Menghimbau untuk selalu mengikuti perkembangan dan arahan universitas

Himbuan Tambahan  Mahasiswa informatika yg kami sayangi, berdasarkan surat edaran dari universitas dan fakultas dihimbau agar mhs meminimalisir keluar dan kontak dengan orang, artinya jika ada tugas2 maka sebaiknya dimerjakan dikost, bukan diluarDemikian terimaksih.

UAD Mengundur Jadwal Wisuda Nya Karena Virus Corono

Menurut surat edaran dari UAD yang berisi tentang penundaan pelaksanaan Sarjana dan Pascasarjana Uad Periode Maret 2020. Berikut isian dari surat edaranya :

  1. Surat Edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2020 tanggal 9 Maret 2020 tentang Pencegahan Corona Virus Desease (COVID-19) Pada Satuan Pendidikan.
  2. Surat kementrian pendidikan dan Kebudayaan Nomor 35492/A.A5/HK/2020 tanggal 12 Mare 2020 tentang pencegahan penyebaran Corona Virus Desease ( COVID-19) di Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan
  3. Isi surat pada butir 2 bahwa pimpinan perguruan tinggi di minta untuk melakukan penundaan penyelenggaraan acara yang mengundang banyak peserta dari daerah hingga sampai permasalahan COVID-19 mereda.

Maka dari itu Rektor UAD memutuskan untuk menunda pelaksanaan wisuda sarjana dan pascasarjana periode Maret 2020 sampai permasalahan COVID-19 mereda. Informasi pelaksanaan wisda ini selanjutnya akan di sampaikan secara terbuka melalui media resmi UAD. Ketika di konfirmasi oleh Kepala Bidang Humas dan Protokol UAD Ariadi Nugraha membenarkan bahwa adanya surat edaran tersebut.

Kenali Gejala Virus Corona Agar Bisa Terdeteksi Lebih Dini

Infeksi yang di sebabkan oleh virus corona atau Covid-19 dapat menyebabkan penderita mengalami gejala flu, demam , pilek, batuk, sakit tenggorokan, dan sakit kepala. Selain itu virus corona ini juga dapat menyebabkan penyakit infeksi seperti infeksi pernapasan berat, demam tinggi, batuk berdahak, batuk berdarah, sesak napas dan nyeri pada dada. Akan tetapi jika kita lihat dan amati secara umum haya ada 3 gejalanya yaitu :

  • Demam , suhu tubuh lebih dari 38 derajat Celcius
  • Mengalami batuk
  • Mengalami sesak nafas.

Teman – teman bisa segera memeriksakan kondisinya kedokter ketika mengalami eberapa gejala di atas. Terutama gejala tersebut dapat muncul 2 minggu setelah kembali daerah yang terkena kasus COVID-19 atau berinteraksi dengan penderita yang sudah terinveksi virus tersebut. Jika teman – teman IC melihat ada orang yang mengalami gejala tersebut , maka anda juga dapat membantunya untuk membawa ke IGD rumah sakit terdekat agar mendapatkan penanganan yang cepat dan tepat.

Virus corona di sebabkan oleh coronavirus yang merupakan kelompok virus yang menginfeksi sisem pernapasan. Untuk sebagaian besar kasus, coronavirus hanya akan menyebabkan infesi pernapasan ringat sperti flu, dll. Akan tetapi ada juga kasus yang menunjukan bahwa virus ini juga dapat menyebabkan infeksi pernapasan berat sperti Pneumonia , MERS, dan SARS. Ada beberapa alasan kenapa seseorang dapat tertular COVID -19 yaitu :

  • Tidak sengaja menghirup percikan ludah dari bersin atau batuk penderita COVID-19
  • Memegang mulut atau hidung tanpa mencuci tangan terlebih dulu setelah menyentuh benda yang terkena cipratan air liur penderita COVID-19
  • Kontak jarak dekat dengan penderita COVID-19, misalnya bersentuhan atau berjabat tangan

Informasi lainya mengenai Dampak Corona pada Perguruan Tinggi Di Indonesia :

  • UI Liburkan Mahsiswanya Karena COVID-19

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga Yang Lainnya…