Yuk, Kenalan dengan Program Praktisi Mengajar!

Yuk, Kenalan dengan Program Praktisi Mengajar!

Program Praktisi Mengajar merupakan salah satu bagian dari program Merdeka Belajar Kampus Merdeka Kemdikbudristek. Yuk, simak selengkapnya mengenai program Praktisi Mengajar di sini!

Apa Benar Ini Kekurangan Kedinasan IPDN ?

oleh | Jun 2, 2020 | Blog, Sekolah Kedinasan | 1 Komentar

KEDINASAN IPDN – Dewasa ini banyak para generasi muda yang melanjutkan studi ke jenjang Perguruan Tinggi dengan memilih Sekolah Kedinasan sebagai pilihan pertama daripada Perguruan Tinggi Negeri (PTN) ataupun Perguruan Tinggi Swasta (PTS). Banyak keuntungan yang bisa kalian dapatkan apabila bisa masuk dan lulus dari sebuah Perguruan Tinggi Kedinasan. Beberapa keuntungan yang bisa didapatkan antara lain, Prospek kerja yang terjamin, berkesempatan untuk bekerja di Kementerian yang terkait, bebas uang kuliah, mendapat uang tunjangan setiap bulannya, dan juga menjadi seorang Pegawai Negeri setelah lulus dari dari Perguruan Tinggi Tersebut. Tentu hal ini menjadi sebuah peluang yang menarik untuk diambil. Seperti halnya apabila kalian bisa masuk dan lulus dari Perguruan Tinggi Kedinasan IPDN yang mana merupakan salah satu Perguruan Tinggi Favorit di Indonesia.

Institut Pemerintahan Dalam Negeri atau dapat disingkat dengan IPDN adalah suatu lembaga pendidikan Tinggi Kedinasan dalam lingkungan Kementrian Dalam Negeri. Para alumni dari Perguruan Tinggi kedinasan IPDN nantinya diharapkan mampu untuk bekerja di kader pemerintahan yang nantinya ditempatkan di daerah ataupun sebaliknya. Perguruan Tinggi Kedinasan ini memiliki beberapa kampus yang tersebar di setiap wilayah di Indonesia, antara lain mereka tersebar di :

  1. IPDN Kampus Sumatera Utara
  2. IPDN Kampus Sumatera Selatan
  3. IPDN Kampus Sumatera Barat
  4. IPDN Kampus Papua
  5. IPDN Kampus Nusa Tenggara Barat
  6. IPDN Kampus Riau
  7. IPDN Kampus Kalimantan  Barat
  8. IPDN Kampus Jakarta

Institut Pemerintahan Dalam Negeri atau IPDN merupakan salah satu Perguruan Tinggi Kedinasan (PTK) favorit yang mana setiap tahunnya ramai akan para pelamar. Maka tak heran apabila setiap tahunnya Perguruan Tinggi Kedinasan IPDN menerapkan seleksi ketat bagi para calon Prajanya. Hal ini bertujuan untuk para Praja yang berkuliah di IPDN benar-benar mereka yang mempunyai kemampuan yang bagus dan dapat bekerja secara optimal nantinya. Maka untuk kalian yang ingin mendaftar ke Perguruan Tinggi Kedinasan IPDN ini sebaiknya untuk mempersiapkan diri sedini mungkin.

Baca juga mengenai perguruan kedinasan yang banyak di minati

Berikut Kekurangan Kedinasan IPDN, Menurut Pendapat Banyak Orang

Terlepas dari keunggulan yang dimiliki Perguruan Tinggi Kedinasan IPDN dan keuntungan yang akan kalian dapatkan apabila bisa masuk dan menjadi alumni dari sebuah Perguruan Tinggi Kedinasan atau PTK, kalian juga harus memperhatikan kekurangan dari Perguruan Tinggi Kedinasan tersebut. Berikut adalah beberapa kekurangan yang dimiliki oleh Perguruan Tinggi Kedinasan IPDN yang perlu kamu ketahui, anatara lain :

  • Sekolah Semi Militer

Sekolah Kedinasan adalah sekolah yang menerapkan sistem semi militer, termasuk juga untuk Perguruan Tinggi Kedinasan IPDN. Kalian akan dididik ala pendidikan militer baik itu untuk Praja Putra ataupun Praja Putri. Untuk kalian yang belum siap akan kehidupan semi militer ini sebaiknya kalian mulai untuk latihan hidup disiplin.

  • Sikap Disiplin yang keras

Sudah bukan rahasia umum apabila Perguruan Tinggi Kedinasan atau PTK rentan terhadap kekerasan. Institut Pemerintahan Dalam Negeri atau IPDN merupakan salah satu Perguruan Tinggi Kedinasan yang menerapkan kurikulum yang menerapkan pada kedisiplinan dan pembentukan fisik serta karakter yang tahan banting. Hal ini yang menjadi kontroversi tersendiri di lingkungan IPDN. Pada dasarnya lulusan IPDN nantinya akan bekerja sebagai aparat Pemerintah yang melindungi warga sipil, tentunya mereka harus dididik sedemikian rupa untuk mempersiapkan hal tersebut.

  • Kerap terjadi kekerasan

Pernah untuk beberapa kali Perguruan Tinggi Kedinasan IPDN tercatat terjadi kekerasan di lingkungan prajanya. Tercatat banyak kasus kekerasan yang menimbulkan korban jiwa di lingkungan Praja IPDN. Beberapa dari korban jiwa bahkan pernah menjadi sorotan publik. Namun hal itu sering lenyap dan tak tersorot lagi. Banyak kasus kekerasan yang tercatat mulai tahun 1994 hingga yang terbaru dalah tahun 2015 yaitu ketika dua taruna Akmil Magelang, Jawa Tengah yang tengah kunjungan ke IPDN dipukuli oleh lima praja IPDN. Ada juga korban meninggal dunia karena dugaan narkotika di lingkungan praja IPDN.

Demikian adalah beberapa kekurangan yang dimiliki oleh Perguruan Tinggi Kedinasan IPDN. Beberapa kasus yang terjadi merupakan tindakan yang dilakukan oleh pihak praja sendiri. Kasus-kasunya pun pernah beberapakali tersorot oleh media dan menjadi trending topic pada masanya. Untuk kalian yang ingin masuk ke Perguruan Tinggi Kedinasan atau PTK IPDN sebaiknya untuk mempersiapkan diri secara matang dan kalian harus memantapkan diri bahwa pilihan kalian nantinya tidaklah salah.

1 Komentar

  1. manusia biasa

    mohon maaf untuk kampus ipdn sumatera utara dan sumatera selatan itu tidak ada, yang ada itu kampus ipdn sulawesi utara dan sulawesi selatan, terima kasih.

    Balas

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Baca Juga Yang Lainnya…

Daftar 15 PTS Terbaik di Indonesia Versi QS AUR 2023

Daftar 15 PTS Terbaik di Indonesia Versi QS AUR 2023

QS Asia University Rankings (QS AUR) merilis daftar perguruan tinggi terbaik di Asia setiap tahunnya. Nah, artikel kali ini akan membahas daftar 15 perguruan tinggi swasta terbaik di Indonesia menurut QS AUR 2023. Apa saja daftarnya? Simak di sini!

9 Jurusan Kuliah Langka yang Ada di Indonesia

9 Jurusan Kuliah Langka yang Ada di Indonesia

Kamu sebentar lagi akan lulus sekolah menengah dan bingung akan ambil jurusan apa? Ternyata ada beberapa jurusan yang langka di Indonesia dan bisa kamu jadikan pertimbangan untuk melanjutkan studi. Apa saja daftarnya? Yuk, simak di sini!