Apa Saja Tahapan Tes Kesehatan Sekolah Kedinasan Itu?

oleh | Mar 13, 2021 | Blog, Sekolah Kedinasan | 36 Komentar

Sekolah kedinasan masih menjadi pilihan banyak orang untuk melanjutkan pendidikan. Faktor terbesar dari ramainya pendaftar Perguruan Tinggi Kedinasan selain ilmu dan keterampilan yang didapat, yaitu kesempatan untuk langsung bekerja selepas lulus. Hal ini mungkin terjadi mengingat PTK memang berada di bawah lembaga-lembaga pemerintah.

Di Indonesia, jumlah sekolah kedinasan terbilang cukup banyak dan beragam. Ada PTK yang bernaung di bawah lembaga kemiliteran seperti AKMIL dan AKPOL. Selain itu, juga terdapat sekolah kedinasan yang lebih menonjol di bidang akademik atau keilmuan seperti STAN dan STIS.

Meskipun PTK di Indonesia terdapat banyak macam jenisnya, terdapat satu hal yang sama di sekolah-sekolah tersebut yaitu proses seleksi yang ketat. Penerimaan peserta didik baru di PTK melalui berbagai tahapan seperti administrasi, TKD, Tes Kesehatan, Samapta, bahkan Sidang Terbuka. Proses tersebut berbeda-beda mengikuti keputusan masing-masing PTK.

Salah satu tahapan dalam seleksi seluruh sekolah kesehatan yaitu Tes Kesehatan. Terdapat beberapa hal dari peserta yang diperiksa dalam tes ini. Apa saja tahapan Tes Kesehatan sekolah kedinasan itu? Simak informasinya di bawah ini.

Tes Kesehatan Luar/Fisik

Tes Kesehatan Sekolah Kedinasan

Pada tahapan ini, peserta seleksi sekolah kedinasan akan diperiksa fisik atau bagian luar tubuhnya. Terdapat beberapa hal yang diperiksa dalam tahapan ini seperti:

  • Tinggi badan;
  • Berat badan;
  • Postur tubuh;
  • Mata (minus, silinder, buta warna, dll.);
  • Gigi;
  • Pendengaran atau THT;
  • Varises;
  • Tensi;
  • dan lain sebagainya.

Tes Kesehatan Dalam

Tes bagian dalam tubuh dapat diartikan sebagai pemeriksaan kondisi kesehatan yang tidak terlihat mata. Pada tes ini, hasil yang diperoleh tidak bisa diketahui secara langsung karena pemeriksaannya sendiri dilakukan di laboratorium. Beberapa hal yang diuji dalam tahapan ini yaitu:

  • Darah;
  • Urin;
  • Rontgen;
  • Detak jantung;
  • dan lain-lain.

Baca juga Pendaftaran Taruna STIN: Jalur, Syarat, Sampai Tahapan Seleksi.

Anamnesis

Kesehatan AKPOL

Anamnesis berarti menelusuri riwayat penyakit yang diderita oleh anggota keluarga. Pada tahapan ini, peserta seleksi akan diminta untuk mengisi form tentang hal tersebut. Biasanya, hal-hal yang ditanyakan berkisar pada penyakit turunan seperti hipertensi, diabetes, asma, dan lain-lain. Pemeriksaan riwayat keluarga ini dilakukan untuk melihat kemungkinan adanya penyakit sejenis yang diderita oleh pendaftar.

Alasan Pengadaan Tes Kesehatan

Pemeriksaan fisik pada seleksi sekolah kedinasan merupakan hal yang mutlak. Hal ini tentunya dilakukan bukan tanpa alasan. Ada beberapa faktor yang menjadikan tes kesehatan itu hal yang penting dalam seleksi PTK, yaitu:

  • Seleksi peserta berpenyakit serius

Pemeriksaan yang dilakukan oleh tim dari seleksi PTK akan mendeteksi beragam kondisi fisik dari peserta. Salah satunya yaitu penyakit serius yang diderita oleh pendaftar. Jika ditemukan kondisi tubuh tertentu, maka hal tersebut akan berpengaruh terhadap penilaian yang diberikan. Besaran skornya sendiri tergantung pada seberapa parah kondisi tersebut.

  • Mengetahui gaya hidup pendaftar

Tes fisik bagian dalam yang dilakukan dengan pemeriksaan laboratorium akan memudahkan panitia seleksi untuk mengetahui kondisi tubuh peserta. Pendaftar yang memiliki gaya hidup tidak sehat seperti suka minum alkohol, merokok, atau bahkan menggunakan obat-obatan terlarang akan ketahuan melalui serangkaian tes tersebut.

  • Memastikan peserta dapat mengikuti pendidikan

Alasan terpenting dari ketatnya tes kesehatan dan fisik seleksi sekolah kedinasan yaitu untuk memastikan bahwa peserta yang lolos bisa mengikuti pendidikan dengan baik. Hal ini berlaku terutama untuk beberapa PTK yang memang melakukan pelatihan fisik yang berat seperti AKPOL. Apabila tes kesehatan tidak dilakukan dengan seksama, maka akan terdapat kemungkinan peserta didik tidak bisa melanjutkan pendidikan atau bahkan mengalami trauma fisik.

Tips Lolos Tes Kesehatan Sekolah Kedinasan

Meskipun tes kesehatan untuk Perguruan Tinggi Kedinasan terbilang ketat, ada beberapa hal yang bisa dilakukan supaya peserta dapat melewati proses ini dengan lancar. Tips-tips yang bisa diikuti yaitu sebagai berikut.

  • Perhatikan persyaratan yang diajukan oleh PTK. Misalnya, tinggi badan minimal, tidak boleh minus, tidak buta warna, dan lain-lain. Jika kamu tidak memenuhi salah satu dari syarat yang diajukan, maka kemungkinan besar tidak akan lolos ke tahap selanjutnya.
  • Jaga kondisi fisik jauh-jauh hari. Rajinlah berolahraga setidaknya gerakan-gerakan ringan supaya saat pemeriksaan seperti tensi, hasilnya akan normal dan dinyatakan sehat.
  • Makan makanan yang bisa mendetoksifikasi racun dalam tubuh, seperti air putih, buah, dan sayuran. Selain itu, hindari juga gaya hidup yang tidak sehat seperti alkohol dan rokok.
  • Ikuti arahan yang diberikan oleh panitia, misalnya ketentuan untuk puasa beberapa jam sebelum tes. Hal ini dilakukan supaya hasil pemeriksaan lebih maksimal.

36 Komentar

  1. Virzan

    Bagaimana dgn koloid

    Balas
    • Safina Rahma

      Keloid akan diperiksa saat tes kesehatan. Penilaiannya sendiri akan berbeda-beda tergantung luka dan sekolah kedinasan yang didaftarkan.

      Balas
      • Ridho wahyudi

        Maaf kak saya ada bekas
        jahitan operasi di perut apakah nantinya bisa menggagalkan tes kesehatan???

        Balas
        • Safina Rahma

          Tergantung bekas dan derajat lukanya karena setiap sekolah kedinasan memiliki toleransi yang berbeda-beda. Selain itu, penentuan lolos tidaknya ditentukan oleh hasil tes secara keseluruhan.

          Balas
  2. ahcmad sholih

    mohon sarannya , saya baru tahu kalau persyaratan D-III MANAJEMEN TRANSPORTASI PERKERETAAPIAN tinggi badan harus 165 cm, padahal saya lihat info pas awal daftar semua jurusan tinggi badan 160 cm pria dan 155 cm wanita. dan tinggi badan saya saat ini 160 cm. sekarang mau daftar ulang untuk proses kesehatan, mohon saran bapak/ibu apakah di teruskan atau saya tidak daftar ulang untuk kesehatan?

    maaf dan terimaka kasih
    salam sehat

    Balas
    • Safina Rahma

      Tinggi badan merupakan syarat yang harus dipenuhi oleh semua peserta. Jika memang ingin melanjutkan seleksi, silakan melakukan daftar ulang 😊

      Balas
      • Beni

        Izin bertanya, jika memiliki penyakit hernia apakah akan langsung gugur pada test kesehatan nanti?

        Balas
        • Safina Rahma

          Gugur atau tidaknya peserta ditentukan dari hasil tes kesehatan secara keseluruhan. Selain itu, setiap sekolah kedinasan memiliki penilaian dan toleransi yang berbeda-beda 😊

          Balas
  3. naufal h

    kalo bagi perokok bagaimana? apakah akan terdeteksi saat tes kesehatan? dan cara agar menghilangkan bekas trsbt

    Balas
    • Safina Rahma

      Tidak ada persyaratan khusus terkait peserta seleksi yang merokok. Namun, tentunya kebiasaan hidup sehat seperti rokok dan alkohol akan diperiksa saat tes kesehatan. Jika ingin hasil tes yang lebih baik, bisa untuk menghindari atau stop kebiasaan tersebut beberapa hari sebelum tes ☺

      Balas
    • Liciaa

      Apakah strechmark pada wanita yg disebabkan oleh hormon sangat berpengaruh pada tes kesehatan nantinya?

      Balas
      • Safina Rahma

        Tidak ada ketentuan atau persyaratan tertentu terkait stretch mark saat tes kesehatan 😊

        Balas
        • Febrian

          Izin bertanya kak,untuk tes kesehatan itukan ada pengukuran berat badan kak,nah untuk pengukuran berat badan itu kurang kak/tidak ideal”kurus” apakah bisa lolos kak?untuk tinggi sudah 177 kak,mohon jawabannya

          Balas
          • Safina Rahma

            Tergantung sekolah kedinasan yang didaftarkan. Karena ada yang memang mensyaratkan berat badan ideal seperti sekolah kedinasan semi militer. Selain itu, penilaian juga ditentukan dari seluruh hasil pengecekan.

  4. Bunda aci

    Bagaimana klo ada hepatitis .apa bisa masuk sekolah kedinasan atau ikatan dinas

    Balas
    • Safina Rahma

      Hepatitis akan diperiksa saat tes kesehatan. Lolos atau tidaknya tergantung pada hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh tim kesehatan dan panitia seleksi 😊

      Balas
  5. Hanan Arkan S

    gimana kalo banyak bekas luka di kaki?

    Balas
    • Safina Rahma

      Setiap sekolah kedinasan memiliki penilaian yang berbeda-beda untuk taruna/mahasiswa barunya, termasuk untuk kondisi fisiknya. Namun, berdasarkan informasi yang didapat, tidak ada persyaratan khusus terkait bekas luka. Jika ingin lebih pasti, bisa ditanyakan ke dokter terlebih dahulu 😊

      Balas
  6. Risma

    Apakah kakak tahu jadwal tes kesehatan sekolah kedinasan ? Masalah nya pengumuman kelulusan SKD sdh 3 Minggu. Pendaftaran ulang juga sdh. Tapi seleksi tes kesehatan blm. Tolong informasinya ya Kak. Terimakasih

    Balas
    • Safina Rahma

      Jadwal tes kesehatan berbeda-beda tergantung sekolah kedinasan yang didaftarkan. Tes dilaksanakan pada bulan Juli – Agustus. Informasi lebih pastinya bisa cek di laman pendaftaran atau ditanyakan langsung ke sekolah kedinasan yang bersangkutan 😊

      Balas
  7. Jordan

    Kalau untuk gigi gimana ya kak, soalnya kemarin saya baru tambal gigi.

    Balas
    • Safina Rahma

      Gigi termasuk salah satu bagian yang akan diperiksa di tes kesehatan. Tambalan gigi akan diperiksa, namun berdasarkan informasi yang didapat, hal ini tetap lebih baik daripada gigi berlubang 😊

      Balas
  8. Aleks

    Apakah varikokel juga akan diperhitungkan???

    Balas
    • Safina Rahma

      Varikokel akan diperiksa saat tes kesehatan kedinasan 😊

      Balas
  9. Man

    Assalamualaikum. Kak mau tanya ..menurut kaka kalo anamnesisnya ada riwayat penyakit keturunan apa gugur ya?

    Balas
    • Safina Rahma

      Pemeriksaan kesehatan dilakukan secara menyeluruh tidak hanya anamnesis. Jadi, lolos atau tidaknya peserta bisa disebabkan oleh banyak hal dan juga penilaian secara keseluruhan 😊

      Balas
      • dinda yuliani

        Apakah tes keperawanan masih ada untuk perempuan?

        Balas
        • Safina Rahma

          Tidak ada informasi atau pengumuman resmi terkait tes keperawanan untuk tes kesehatan sekolah kedinasan 😊

          Balas
  10. Hanugie Arya Pratama

    apakah jika ada bekas luka operasi langsung gugur saat tes kesehatan?

    Balas
    • Safina Rahma

      Setiap sekolah kedinasan memiliki penilaian dan toleransi yang berbeda-beda. Hasil tes juga diputuskan melalui berbagai penilaian 😊

      Balas
  11. Karmiati

    Apabila ada ruas jari yang bekas kena rantai sepeda motor bisa lulus pada saat tes kesehatan

    Balas
    • Safina Rahma

      Hasil seleksi tes kesehatan ditentukan oleh berbagai penilaian, seperti derajat lukanya. Selain itu, setiap sekolah kedinasan juga memiliki toleransi penilaian yang berbeda 😊

      Balas
  12. Ni made dwi yanti

    Apakah kalau mempunyai mata minus akan langsung gugur pada tes kesehatan?

    Balas
    • Safina Rahma

      Gugur tidaknya peserta karena mata minus disesuaikan dengan persyaratan yang telah diumumkan oleh masing-masing sekolah kedinasan 😊

      Balas
  13. Hengki

    Ka klo bji kelamin besar sebelah biisa lolos ngga? Saa tubuh ga ngaruh apa²

    Balas
    • Safina Rahma

      Ukuran testis yang berbeda bisa mempengaruhi kesehatan sehingga akan diperiksa dalam tes kesehatan kedinasan. Namun, untuk lolos tidaknya tergantung penilaian dari panitia serta hasil tes secara keseluruhan.

      Balas

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga Yang Lainnya…

Yuk, Mengenal Lebih Jauh Jurusan PGSD!

Yuk, Mengenal Lebih Jauh Jurusan PGSD!

Jurusan PGSD – Ada banyak jurusan kuliah yang tersedia di Indonesia dengan fokus pendidikan yang berbeda-beda. Fokus yang bermacam-macam ini disesuaikan dengan kebutuhan lulusannya sebagai tenaga ahli. Salah satu fokus ilmu yang ada di dunia perkuliahan yaitu...

Mengenal Kelas Internasional di UII Yogyakarta

Mengenal Kelas Internasional di UII Yogyakarta

Kelas Internasional UII – Melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dapat dilakukan dengan mengikuti program perkuliahan di universitas. Program pendidikan yang bisa diikuti tidaknya kelas reguler, namun ada juga program lainnya seperti kelas ekstensi dan...

Kampus Swasta Terbaik Indonesia Versi Webometrics 2021

Kampus Swasta Terbaik Indonesia Versi Webometrics 2021

Kampus Swasta Terbaik – Melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi merupakan pilihan banyak orang selepas lulus dari Sekolah Menengah Atas. Pendidikan ini bisa didapat dari berbagai perguruan tinggi baik negeri maupun swasta. Di Indonesia sendiri, banyak yang...