Apa Saja Tahapan Tes Kesehatan Sekolah Kedinasan Itu?

oleh | Mar 13, 2021 | Blog, Sekolah Kedinasan | 84 Komentar

Sekolah kedinasan masih menjadi pilihan banyak orang untuk melanjutkan pendidikan. Faktor terbesar dari ramainya pendaftar Perguruan Tinggi Kedinasan selain ilmu dan keterampilan yang didapat, yaitu kesempatan untuk langsung bekerja selepas lulus. Hal ini mungkin terjadi mengingat PTK memang berada di bawah lembaga-lembaga pemerintah.

Di Indonesia, jumlah sekolah kedinasan terbilang cukup banyak dan beragam. Ada PTK yang bernaung di bawah lembaga kemiliteran seperti AKMIL dan AKPOL. Selain itu, juga terdapat sekolah kedinasan yang lebih menonjol di bidang akademik atau keilmuan seperti STAN dan STIS.

Meskipun PTK di Indonesia terdapat banyak macam jenisnya, terdapat satu hal yang sama di sekolah-sekolah tersebut yaitu proses seleksi yang ketat. Penerimaan peserta didik baru di PTK melalui berbagai tahapan seperti administrasi, TKD, Tes Kesehatan, Samapta, bahkan Sidang Terbuka. Proses tersebut berbeda-beda mengikuti keputusan masing-masing PTK.

Salah satu tahapan dalam seleksi seluruh sekolah kesehatan yaitu Tes Kesehatan. Terdapat beberapa hal dari peserta yang diperiksa dalam tes ini. Apa saja tahapan Tes Kesehatan sekolah kedinasan itu? Simak informasinya di bawah ini.

Tes Kesehatan Luar/Fisik

Tes Kesehatan Sekolah Kedinasan

Pada tahapan ini, peserta seleksi sekolah kedinasan akan diperiksa fisik atau bagian luar tubuhnya. Terdapat beberapa hal yang diperiksa dalam tahapan ini seperti:

  • Tinggi badan;
  • Berat badan;
  • Postur tubuh;
  • Mata (minus, silinder, buta warna, dll.);
  • Gigi;
  • Pendengaran atau THT;
  • Varises;
  • Tensi;
  • dan lain sebagainya.

Tes Kesehatan Dalam

Tes bagian dalam tubuh dapat diartikan sebagai pemeriksaan kondisi kesehatan yang tidak terlihat mata. Pada tes ini, hasil yang diperoleh tidak bisa diketahui secara langsung karena pemeriksaannya sendiri dilakukan di laboratorium. Beberapa hal yang diuji dalam tahapan ini yaitu:

  • Darah;
  • Urin;
  • Rontgen;
  • Detak jantung;
  • dan lain-lain.

Baca juga Pendaftaran Taruna STIN: Jalur, Syarat, Sampai Tahapan Seleksi.

Anamnesis

Kesehatan AKPOL

Anamnesis berarti menelusuri riwayat penyakit yang diderita oleh anggota keluarga. Pada tahapan ini, peserta seleksi akan diminta untuk mengisi form tentang hal tersebut. Biasanya, hal-hal yang ditanyakan berkisar pada penyakit turunan seperti hipertensi, diabetes, asma, dan lain-lain. Pemeriksaan riwayat keluarga ini dilakukan untuk melihat kemungkinan adanya penyakit sejenis yang diderita oleh pendaftar.

Alasan Pengadaan Tes Kesehatan

Pemeriksaan fisik pada seleksi sekolah kedinasan merupakan hal yang mutlak. Hal ini tentunya dilakukan bukan tanpa alasan. Ada beberapa faktor yang menjadikan tes kesehatan itu hal yang penting dalam seleksi PTK, yaitu:

  • Seleksi peserta berpenyakit serius

Pemeriksaan yang dilakukan oleh tim dari seleksi PTK akan mendeteksi beragam kondisi fisik dari peserta. Salah satunya yaitu penyakit serius yang diderita oleh pendaftar. Jika ditemukan kondisi tubuh tertentu, maka hal tersebut akan berpengaruh terhadap penilaian yang diberikan. Besaran skornya sendiri tergantung pada seberapa parah kondisi tersebut.

  • Mengetahui gaya hidup pendaftar

Tes fisik bagian dalam yang dilakukan dengan pemeriksaan laboratorium akan memudahkan panitia seleksi untuk mengetahui kondisi tubuh peserta. Pendaftar yang memiliki gaya hidup tidak sehat seperti suka minum alkohol, merokok, atau bahkan menggunakan obat-obatan terlarang akan ketahuan melalui serangkaian tes tersebut.

  • Memastikan peserta dapat mengikuti pendidikan

Alasan terpenting dari ketatnya tes kesehatan dan fisik seleksi sekolah kedinasan yaitu untuk memastikan bahwa peserta yang lolos bisa mengikuti pendidikan dengan baik. Hal ini berlaku terutama untuk beberapa PTK yang memang melakukan pelatihan fisik yang berat seperti AKPOL. Apabila tes kesehatan tidak dilakukan dengan seksama, maka akan terdapat kemungkinan peserta didik tidak bisa melanjutkan pendidikan atau bahkan mengalami trauma fisik.

Tips Lolos Tes Kesehatan Sekolah Kedinasan

Meskipun tes kesehatan untuk Perguruan Tinggi Kedinasan terbilang ketat, ada beberapa hal yang bisa dilakukan supaya peserta dapat melewati proses ini dengan lancar. Tips-tips yang bisa diikuti yaitu sebagai berikut.

  • Perhatikan persyaratan yang diajukan oleh PTK. Misalnya, tinggi badan minimal, tidak boleh minus, tidak buta warna, dan lain-lain. Jika kamu tidak memenuhi salah satu dari syarat yang diajukan, maka kemungkinan besar tidak akan lolos ke tahap selanjutnya.
  • Jaga kondisi fisik jauh-jauh hari. Rajinlah berolahraga setidaknya gerakan-gerakan ringan supaya saat pemeriksaan seperti tensi, hasilnya akan normal dan dinyatakan sehat.
  • Makan makanan yang bisa mendetoksifikasi racun dalam tubuh, seperti air putih, buah, dan sayuran. Selain itu, hindari juga gaya hidup yang tidak sehat seperti alkohol dan rokok.
  • Ikuti arahan yang diberikan oleh panitia, misalnya ketentuan untuk puasa beberapa jam sebelum tes. Hal ini dilakukan supaya hasil pemeriksaan lebih maksimal.

84 Komentar

  1. Virzan

    Bagaimana dgn koloid

    Balas
    • Safina Rahma

      Keloid akan diperiksa saat tes kesehatan. Penilaiannya sendiri akan berbeda-beda tergantung luka dan sekolah kedinasan yang didaftarkan.

      Balas
      • Ridho wahyudi

        Maaf kak saya ada bekas
        jahitan operasi di perut apakah nantinya bisa menggagalkan tes kesehatan???

        Balas
        • Safina Rahma

          Tergantung bekas dan derajat lukanya karena setiap sekolah kedinasan memiliki toleransi yang berbeda-beda. Selain itu, penentuan lolos tidaknya ditentukan oleh hasil tes secara keseluruhan.

          Balas
          • Afriani Putri

            Kak mau bertanya, dalam trs kesehatan kan ada tes gigi. Nah gigi geraham saya bolong 3 kak, apa akan gugur jika nanti di tes ?

          • Safina Rahma

            Gugur atau tidaknya tergantung dari penilaian yang didapatkan. Akan lebih baik untuk periksa ke dokter gigi terlebih dahulu sebelum mengikuti tes.

      • Nina

        kalau memiliki bekas luka dari alergi yg seperti borok bagaimana kak?

        Balas
        • Safina Rahma

          Tes kesehatan kedinasan merupakan pemeriksaan menyeluruh, termasuk bekas luka jika memang dibutuhkan oleh sekolah kedinasan yang didaftarkan. Penilaiannya tergantung keputusan dari sekolah kedinasan dan juga derajat lukanya.

          Balas
          • Geshe Arina Suci

            kak apakah ada tes hemoroid pada saat tes kesehatan??

          • Nurul Febi

            Tidak ada informasi dan ketentuan tes hemoroid (wasir) pada tes kesehatan Sekolah Kedinasan.

      • Sherly

        Kak tes perawan ada ga?

        Balas
        • Nurul Febi

          Tidak ada informasi dan ketentuan terkait tes keperawanan saat tes kesehatan Sekolah Kedinasan.

          Balas
        • Silver

          Permisi izin bertanya
          Apakah kalau ada bekas setelah sunat (sedikit lipatan kulit) mempengaruhi penilaian kesehatan masuk kedinasan terutama TNI / Polri?

          Balas
          • Nurul Febi

            Setiap sekolah kedinasan memiliki penilaian yang berbeda-beda untuk pemeriksaan kondisi fisik calon taruna. Kami belum menemukan informasi terkait adanya bekas setelah sunat dalam tes kesehatan sekolah kedinasan. Kakak bisa tanyakan ke dokter terlebih dahulu atau ke sekolah kedinasan terkait 😊 Untuk lolos tidaknya tergantung penilaian dari panitia serta hasil tes secara keseluruhan.

  2. ahcmad sholih

    mohon sarannya , saya baru tahu kalau persyaratan D-III MANAJEMEN TRANSPORTASI PERKERETAAPIAN tinggi badan harus 165 cm, padahal saya lihat info pas awal daftar semua jurusan tinggi badan 160 cm pria dan 155 cm wanita. dan tinggi badan saya saat ini 160 cm. sekarang mau daftar ulang untuk proses kesehatan, mohon saran bapak/ibu apakah di teruskan atau saya tidak daftar ulang untuk kesehatan?

    maaf dan terimaka kasih
    salam sehat

    Balas
    • Safina Rahma

      Tinggi badan merupakan syarat yang harus dipenuhi oleh semua peserta. Jika memang ingin melanjutkan seleksi, silakan melakukan daftar ulang 😊

      Balas
      • Beni

        Izin bertanya, jika memiliki penyakit hernia apakah akan langsung gugur pada test kesehatan nanti?

        Balas
        • Safina Rahma

          Gugur atau tidaknya peserta ditentukan dari hasil tes kesehatan secara keseluruhan. Selain itu, setiap sekolah kedinasan memiliki penilaian dan toleransi yang berbeda-beda 😊

          Balas
    • Hibban

      Kak ijin bertanya saya laki laki terus memiliki manboobs apakah masih bisa lolos?

      Balas
      • Nurul Febi

        Setiap sekolah kedinasan memiliki penilaian yang berbeda-beda untuk taruna/mahasiswa barunya, termasuk untuk kondisi fisiknya. Penilaiannya sendiri dan penentuan lolos tidaknya ditentukan oleh hasil tes secara keseluruhan.

        Balas
  3. naufal h

    kalo bagi perokok bagaimana? apakah akan terdeteksi saat tes kesehatan? dan cara agar menghilangkan bekas trsbt

    Balas
    • Safina Rahma

      Tidak ada persyaratan khusus terkait peserta seleksi yang merokok. Namun, tentunya kebiasaan hidup sehat seperti rokok dan alkohol akan diperiksa saat tes kesehatan. Jika ingin hasil tes yang lebih baik, bisa untuk menghindari atau stop kebiasaan tersebut beberapa hari sebelum tes ☺

      Balas
      • Hanifah

        Halo kak, saya punya riwayat patah tulang belakang satu tahun lalu, apakah akan gagal dalam tes? dan seberapa toleransi tes terhadap cedera tulang?

        Balas
        • Nurul Febi

          Setiap sekolah kedinasan memiliki penilaian yang berbeda-beda untuk taruna/mahasiswa barunya, termasuk untuk kondisi fisiknya. Penilaiannya sendiri dan penentuan lolos tidaknya ditentukan oleh hasil tes secara keseluruhan.

          Balas
    • Liciaa

      Apakah strechmark pada wanita yg disebabkan oleh hormon sangat berpengaruh pada tes kesehatan nantinya?

      Balas
      • Safina Rahma

        Tidak ada ketentuan atau persyaratan tertentu terkait stretch mark saat tes kesehatan 😊

        Balas
        • Febrian

          Izin bertanya kak,untuk tes kesehatan itukan ada pengukuran berat badan kak,nah untuk pengukuran berat badan itu kurang kak/tidak ideal”kurus” apakah bisa lolos kak?untuk tinggi sudah 177 kak,mohon jawabannya

          Balas
          • Safina Rahma

            Tergantung sekolah kedinasan yang didaftarkan. Karena ada yang memang mensyaratkan berat badan ideal seperti sekolah kedinasan semi militer. Selain itu, penilaian juga ditentukan dari seluruh hasil pengecekan.

          • Merine Putri

            izin bertanya kak, penyakit kulit apa saja yang dapat menggugurkan tes kesehatan

          • Safina Rahma

            Hasil pemeriksaan untuk penyakit kulit akan berbeda-beda tergantung parah/tidaknya. Jenis penyakit yang bisa menggugurkan sendiri cukup beragam. Sebagai gambaran, bisa membuka link ini untuk daftar pemeriksaan tes kesehatan Polri. Penilaiannya bisa dibaca di link ini.

  4. Bunda aci

    Bagaimana klo ada hepatitis .apa bisa masuk sekolah kedinasan atau ikatan dinas

    Balas
    • Safina Rahma

      Hepatitis akan diperiksa saat tes kesehatan. Lolos atau tidaknya tergantung pada hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh tim kesehatan dan panitia seleksi 😊

      Balas
      • audi

        Kalau ada polip hidung bagaimana ya kak?

        Balas
        • Safina Rahma

          Polip hidung akan diperiksa saat tes kesehatan. Lolos tidaknya tergantung dari penilaian yang didapat seperti tingkat keparahan.

          Balas
        • Sintia

          KA , kalo ada bekas luka gitu lolos ga si nantinya🙏 sama wasir juga mempengaruhi tidak ya, mohon bantuannya ka

          Balas
          • Safina Rahma

            Bekas luka dan wasir akan diperiksa saat tes kesehatan. Lolos atau tidaknya sendiri akan ditentukan oleh hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh panitia penerimaan.

  5. Hanan Arkan S

    gimana kalo banyak bekas luka di kaki?

    Balas
    • Safina Rahma

      Setiap sekolah kedinasan memiliki penilaian yang berbeda-beda untuk taruna/mahasiswa barunya, termasuk untuk kondisi fisiknya. Namun, berdasarkan informasi yang didapat, tidak ada persyaratan khusus terkait bekas luka. Jika ingin lebih pasti, bisa ditanyakan ke dokter terlebih dahulu 😊

      Balas
      • Arjun

        Kak kalau tangan bengkok karna patah waktu kecil apakah masih bs lolos kak

        Balas
        • Nurul Febi

          Setiap sekolah kedinasan memiliki penilaian yang berbeda-beda untuk taruna/mahasiswa barunya, termasuk untuk kondisi fisiknya. Beberapa sekolah kedinasan ada yang mensyaratkan sehat jasmani dan rohani serta tidak pernah mengalami patah tulang. Lolos atau tidaknya sendiri akan ditentukan oleh hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh panitia penerimaan.

          Balas
  6. Risma

    Apakah kakak tahu jadwal tes kesehatan sekolah kedinasan ? Masalah nya pengumuman kelulusan SKD sdh 3 Minggu. Pendaftaran ulang juga sdh. Tapi seleksi tes kesehatan blm. Tolong informasinya ya Kak. Terimakasih

    Balas
    • Safina Rahma

      Jadwal tes kesehatan berbeda-beda tergantung sekolah kedinasan yang didaftarkan. Tes dilaksanakan pada bulan Juli – Agustus. Informasi lebih pastinya bisa cek di laman pendaftaran atau ditanyakan langsung ke sekolah kedinasan yang bersangkutan 😊

      Balas
  7. Jordan

    Kalau untuk gigi gimana ya kak, soalnya kemarin saya baru tambal gigi.

    Balas
    • Safina Rahma

      Gigi termasuk salah satu bagian yang akan diperiksa di tes kesehatan. Tambalan gigi akan diperiksa, namun berdasarkan informasi yang didapat, hal ini tetap lebih baik daripada gigi berlubang 😊

      Balas
      • NIZHAMUDDIN MUFID AZZUHRI

        Bagaimana apabila gigi pecah akibat kecelakaan, apakah itu mempengaruhi?

        Balas
        • Safina Rahma

          Kondisi gigi tentu bisa mempengaruhi hasil penilaian. Sebelum mengikuti tes kesehatan kedinasan, akan lebih baik jika konsultasi dulu ke dokter gigi 😊

          Balas
  8. Aleks

    Apakah varikokel juga akan diperhitungkan???

    Balas
    • Safina Rahma

      Varikokel akan diperiksa saat tes kesehatan kedinasan 😊

      Balas
      • IBNU

        Kalo untuk STTD kan tinggi minimal 160 untuk laki laki, teruss prodi apaan untuk tinggi 160 ka ? biasanya kan beda beda

        Balas
        • Safina Rahma

          Tinggi badan minimal untuk mendaftar ke PTDI STTD yaitu 160 cm untuk laki-laki dan 155 cm untuk perempuan. Syarat ini berlaku untuk semua program studi.

          Balas
          • Fais Afifah

            Izin bertanya ka, apakah pada saat tes kesehatan pakaian kita dibuka semua ka???

          • Nurul Febi

            Ada beberapa sekolah kedinasan yang mengharuskan para peserta untuk membuka pakaian ketika tes kesehatan. Hal ini diperlukan untuk mengecek apakah ada ambeien, varises, varikokel, dan sebagainya.

      • pangestu

        apakah sttd ada toleransi untuk verikokel

        Balas
        • Nurul Febi

          Umumnya, varikokel akan diperiksa saat tes kesehatan kedinasan. Setiap sekolah kedinasan memiliki penilaian dan toleransi yang berbeda-beda. Lolos atau tidaknya tergantung pada hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh tim kesehatan dan panitia seleksi 😊

          Balas
  9. Man

    Assalamualaikum. Kak mau tanya ..menurut kaka kalo anamnesisnya ada riwayat penyakit keturunan apa gugur ya?

    Balas
    • Safina Rahma

      Pemeriksaan kesehatan dilakukan secara menyeluruh tidak hanya anamnesis. Jadi, lolos atau tidaknya peserta bisa disebabkan oleh banyak hal dan juga penilaian secara keseluruhan 😊

      Balas
      • dinda yuliani

        Apakah tes keperawanan masih ada untuk perempuan?

        Balas
        • Safina Rahma

          Tidak ada informasi atau pengumuman resmi terkait tes keperawanan untuk tes kesehatan sekolah kedinasan 😊

          Balas
          • Fajar sidik

            Kalo ada tanda lahir di punggung yang diameternya 13 cm dan berbulu apakah lolos dalam tes kesehatan?

          • Safina Rahma

            Penilaian dilakukan oleh pihak panitia dan pelaksana tes kesehatan. Lolos tidaknya disesuaikan dengan nilai yang diperoleh 🙏

          • Alva greitha

            Kalau untuk STIN apakah tes keperawanan termasuk di dalam tes kesehatan atau fisik?

          • Safina Rahma

            Tidak ada pernyataan resmi terkait ada/tidaknya tes keperawanan dalam seleksi masuk STIN 😊

      • Sabilul Haq

        Bagaimana dengan gigi jenjang atau tidak rata?

        Balas
        • Safina Rahma

          Gigi tentunya akan diperiksa saat tes kesehatan sekolah kedinasan, termasuk gigi jenjang atau tidak rata. Penilaiannya sendiri tergantung oleh panitia dan sekolah kedinasan yang dipilih.

          Balas
    • Nuno

      Sekolah kedinasan apa yang mentoleransi pendaftar dengan bekas operasi di kepala?

      Balas
      • Nurul Febi

        Ketentuan persyaratan fisik di setiap Sekolah Kedinasan berbeda-beda, ada yang sangat ketat dan ada juga yang tidak terlalu ketat. Contoh sekolah kedinasan dengan persyaratan fisik yang tidak ketat antara lain STAN (Sekolah Tinggi AKuntansi Negara), STSN (Sekolah Tinggi Sandi Negara), STMKG (sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi Geofisika), dan STTD (Sekolah Tinggi Transportasi Darat).
        Untuk bekas operasi di kepala akan diperiksa saat tes kesehatan/fisik. Lolos atau tidaknya akan ditentukan oleh hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh panitia penerimaan.

        Balas
  10. Hanugie Arya Pratama

    apakah jika ada bekas luka operasi langsung gugur saat tes kesehatan?

    Balas
    • Safina Rahma

      Setiap sekolah kedinasan memiliki penilaian dan toleransi yang berbeda-beda. Hasil tes juga diputuskan melalui berbagai penilaian 😊

      Balas
  11. Karmiati

    Apabila ada ruas jari yang bekas kena rantai sepeda motor bisa lulus pada saat tes kesehatan

    Balas
    • Safina Rahma

      Hasil seleksi tes kesehatan ditentukan oleh berbagai penilaian, seperti derajat lukanya. Selain itu, setiap sekolah kedinasan juga memiliki toleransi penilaian yang berbeda 😊

      Balas
  12. Ni made dwi yanti

    Apakah kalau mempunyai mata minus akan langsung gugur pada tes kesehatan?

    Balas
    • Safina Rahma

      Gugur tidaknya peserta karena mata minus disesuaikan dengan persyaratan yang telah diumumkan oleh masing-masing sekolah kedinasan 😊

      Balas
  13. Hengki

    Ka klo bji kelamin besar sebelah biisa lolos ngga? Saa tubuh ga ngaruh apa²

    Balas
    • Safina Rahma

      Ukuran testis yang berbeda bisa mempengaruhi kesehatan sehingga akan diperiksa dalam tes kesehatan kedinasan. Namun, untuk lolos tidaknya tergantung penilaian dari panitia serta hasil tes secara keseluruhan.

      Balas
  14. Fang

    Bagaimana dengan varikokel? Apakah bsa lolos

    Balas
    • Safina Rahma

      Varikokel akan diperiksa saat tes kesehatan sekolah kedinasan. Lolos tidaknya ditentukan oleh banyak faktor seperti pemeriksaan kesehatan lainnya.

      Balas
  15. sugab

    di tes kesehatan sekolah kedinasan poltekip apakah ada ketentuan tentang bekas luka?

    Balas
    • Safina Rahma

      Bekas luka kemungkinan akan tetap diperiksa saat tes kesehatan. Ketentuan penilaiannya akan berbeda-beda tergantung derajat luka dan kebijakan setiap sekolah kedinasan.

      Balas
  16. Jesy

    Kak kalo jari kaki ada yg kurang satu yg disebabkan oleh sebuah kecelakaan bisa nggak tes IPDN?

    Balas
    • Nurul Febi

      Kakak bisa coba mendaftar dulu 😊 Ketentuan persyaratan fisik di setiap Sekolah Kedinasan berbeda-beda, ada yang sangat ketat dan ada juga yang tidak terlalu ketat. Lolos atau tidaknya akan ditentukan oleh hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh panitia penerimaan.

      Balas
  17. Juhanda

    Mau tanya untuk tinggi badan sy 173 cm namun berat badan masih belum bisa dikatakan ideal, bagaimana solusinya sementara waktu pendaftaran sudah tidak lama lagi?

    Balas
    • Nurul Febi

      Setiap sekolah kedinasan memiliki penilaian dan toleransi yang berbeda-beda. Ada beberapa sekolah kedinasan yang mensyaratkan berat badan ideal seperti sekolah kedinasan semi militer. Solusinya Kakak bisa melakukan pola hidup sehat, rutin berolahraga, konsumsi makanan sehat, dan sebagainya. Jika Kakak ingin tahu lebih lanjut, bisa tanyakan ke kontak sekolah kedinasan terkait 😊

      Balas
  18. Juankbarek

    Kak di beberapa skolh kedinasan apkah msih bsa trima yg Jarinya ada bnturan kena rantai trus di amputasi di potong apakah msih bisa ikut tes?

    Balas
    • Nurul Febi

      Setiap sekolah kedinasan memiliki penilaian dan toleransi yang berbeda-beda. Namun, ada beberapa sekolah kedinasan yang memberlakukan peserta tidak boleh adanya kehilangan jari. Penentuan lolos tidaknya ditentukan oleh hasil tes secara keseluruhan ya. Kakak bisa mencoba ikut daftar terlebih dahulu 😊

      Balas

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga Yang Lainnya…