Formasi, Syarat, Tahapan, dan Jadwal Penerimaan Poltekbang Medan Jalur Polbit

oleh | Apr 24, 2021 | Blog, Matra Udara | 9 Komentar

Penerimaan Poltekbang Medan – Pendidikan transportasi udara merupakan salah satu kelompok sekolah kedinasan yang diasuh oleh Kementrian Perhubungan. Tujuan didirikannya perguruan tinggi ini yaitu untuk menghasilkan tenaga kerja ahli di bidang penerbangan.

Salah satu sekolah kedinasan transportasi udara yang ada di Indonesia yaitu Politeknik Penerbangan atau Poltekbang Medan. Dulunya, institusi ini dikenal dengan nama Akademi Teknik dan Keselamatan Penerbangan atau ATKP Medan. Nama tersebut kemudian berubah di tahun 2019 mengikuti keputusan Menteri Perhubungan.

Pada tahun 2021 ini, Poltekbang Medan membuka penerimaan melalui jalur Pola Pembibitan atau Polbit Kemenhub. Pendaftaran melalui jalur ini dilakukan secara terintegrasi melalui laman DIKDIN BKN dan kemudian dilanjutkan ke SIPENCATAR.

Jika kamu tertarik untuk menjadi ahli di bidang penerbangan, perhatikan informasi mengenai formasi, syarat, tahapan, dan jadwal penerimaan Poltekbang Medan jalur Polbit di bawah ini!

Program Studi dan Formasi Polbit

Prodi Penerimaan Poltekbang Medan

Di Poltekbang Medan, ada 2 program studi yang membuka penerimaan jalur Polbit Kemenhub di tahun 2021. Rinciannya yaitu sebagai berikut.

Program Studi Formasi Polbit
D-III Teknik Telekomunikasi & Navigasi Udara (TNU) 48 Taruna/Taruni
D-III Teknik Listrik Bandar Udara (TLB) 48 Taruna/Taruni

Persyaratan Penerimaan Poltekbang Medan

Persyaratan Umum

  1. Warga Negara Indonesia;
  2. Usia minimal 16 tahun dan maksimal 23 tahun;
  3. Tinggi badan pria minimal 160 cm dan wanita minimal 155 cm;
  4. Berbadan sehat, tidak cacat fisik dan mental, bebas HIV/AIDS, bebas narkoba;
  5. Tidak bertato/bekas tato, tidak bertindik/bekas tindik (maksimal 1 pasang di telinga bagi pendaftar wanita), kecuali jika disebabkan oleh ketentuan agama/adat;
  6. Ketajaman penglihatan normal dan tidak buta warna baik total maupun parsial;
  7. Tidak sedang menjalani atau terancam hukuman pidana karena melakukan kejahatan;
  8. Belum pernah diberhentikan dengan tidak hormat dan/atau mengundurkan diri sebagai taruna/taruni di lingkungan Badan Pengembangan SDM Perhubungan;
  9. Bersedia mentaati segala peraturan pada pelaksanaan Pola Pembibitan di lingkungan Kemenhub;
  10. Bersedia diberhentikan dengan tidak hormat jika melakukan tindakan kriminal antara lain mengkonsumsi dan/atau memperjualbelikan narkoba, melakukan tindak kekerasan (perkelahian, pemukulan, pengeroyokan, perundungan), dan melakukan tindakan asusila atau penyimpangan seksual;
  11. Dinyatakan gugur apabila terbukti melakukan pemalsuan identitas/dokumen;
  12. Melakukan pembayaran biaya pendaftaran;
  13. Bersedia menandatangani Surat Pernyataan Calon Taruna/Taruni bermaterai Rp10.000;
  14. Memiliki e-mail dan nomor telepon yang aktif.

Baca juga Poltrada Bali, Informasi Penerimaan Taruna Jalur Polbit Kemenhub.

Persyaratan Akademik

  1. Bagi lulusan tahun 2020 dan sebelumnya, memiliki nilai rata-rata ujian yang tertulis pada ijazah minimal 7,0/70,00/2,8;
  2. Bagi lulusan tahun 2021, memiliki nilai rata-rata rapor untuk komponen pengetahuan pada semester 1-5 minimal 70,00 dan dinyatakan lulus ketika daftar ulang;
  3. Bagi lulusan 2020 dan sebelumnya yang memiliki nilai dalam skala 1-10 dan 1-4, mengkonversi nilai ke skala 10-100 dengan menyertakan surat keterangan dari sekolah asal yang ditandatangani Kepala Sekolah;
  4. Bagi lulusan luar negeri atau memiliki ijazah berbahasa asing, melampirkan surat penyetaraan dari Kemendikbud;
  5. Lulusan SMA/MA/sederajat jurusan IPA atau SMK jurusan:
    • Teknik Ketenagalistrikan;
    • Teknik Mesin;
    • Teknologi Pesawat Udara;
    • Teknik Otomotif;
    • Teknik Elektronika;
    • Teknik Komputer dan Informatika (kecuali Multimedia);
    • Teknik Telekomunikasi.

Tahapan Seleksi dan Biaya

Seleksi Penerimaan Poltekbang Medan

Penerimaan taruna baru jalur Polbit dilakukan melalui 3 tahapan yang menerapkan sistem gugur. Setiap tahapan terdiri dari tes yang berbeda dan memiliki biaya tersendiri. Berikut ini detailnya.

Tahapan Jenis Biaya (Rp)
Tahap 1 Pendaftaran 100.000 – 150.000
  Seleksi Administrasi 0
Tahap 2 Seleksi Kompetensi Dasar 50.000
Tahap 3 Tes Kesehatan 600.000 – 1.820.000
  Kesamaptaan 50.000 – 350.000
  Psikotes 300.000 – 600.000
  Wawancara 80.000 – 350.000

Setelah lolos semua tahapan seleksi, calon taruna akan dikenakan biaya awal masuk sebesar Rp20.259.000.

Jadwal Penerimaan Poltekbang Medan

  1. Pendaftaran: 9 – 30 April 2021
  2. Pengumuman Peserta SKD: 28 Mei 2021
  3. Pelaksanaan SKD: Juni 2021
  4. Pengumuman Hasil SKD: Juli 2021
  5. Tes Kesehatan, Kesamaptaan, Psikotes, dan Wawancara: 2 – 20 Agustus 2021
  6. Pengumuman Hasil Pantukhir: 2 September 2021

Perlu diperhatikan bahwa jadwal pelaksanaan tersebut dapat mengalami perubahan mengingat adanya pandemi COVID-19. Informasi lebih lanjut akan diumumkan lewat laman SIPENCATAR.

9 Komentar

  1. Abdul halim rambe

    Saya kira stelah lulus ujian bisa d skolahkan pemerintah.ehhh ternyata biayanya banyak banget serasa biaya sendiri.maaf pak saya bukan anak orang punya

    Balas
  2. Daniel febryan

    SeteLah masuk dari Persiaratan yang diatas biaya apa lagi yang disiapkan dan berapa tahun pendidikannya

    Balas
    • Safina Rahma

      Pendidikan di Poltekbang Medan berada pada jenjang D-III sehingga masa pendidikannya yaitu 3 tahun. Biaya lain yang perlu dikeluarkan setelah lolos berbeda-beda tergantung pada program studi dan semester yang akan ditempuh.

      Balas
  3. Albertus

    Biaya pendaftaran dan seleksi selama tets langsung dibayar atau setelah lulus baru bayar

    Balas
    • Safina Rahma

      Biaya dibayarkan pada sebelum setiap tahapan seleksi ☺

      Balas
        • Safina Rahma

          Tes untuk masuk Poltekbang Medan jalur Polbit yaitu SKD (Tes Wawasan Kebangsaan, Tes Intelejensi Umum, Tes Karakteristik Pribadi). Jika lolos akan dilanjutkan tes kesehatan, kesamaptaan, psikologi, dan wawancara.

          Balas
  4. Fendy Pradana

    Apakah yang cacat fisik tapi tidak mengganggu aktivitas (seperti jari buntung setengah) bisa mengikuti tes?

    Balas
    • Safina Rahma

      Setiap peserta yang dinyatakan lulus seleksi tahap sebelumnya bisa mengikuti tes kesehatan. Cacat fisik nantinya akan diperiksa dan penilaiannya disesuaikan dengan derajatnya serta keputusan masing-masing sekolah kedinasan.

      Balas

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga Yang Lainnya…

Kampus Swasta Terbaik Indonesia Versi Webometrics 2021

Kampus Swasta Terbaik Indonesia Versi Webometrics 2021

Kampus Swasta Terbaik – Melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi merupakan pilihan banyak orang selepas lulus dari Sekolah Menengah Atas. Pendidikan ini bisa didapat dari berbagai perguruan tinggi baik negeri maupun swasta. Di Indonesia sendiri, banyak yang...