Ketahui 3 Jalur Prestasi untuk Masuk UGM Ini!

oleh | Mar 10, 2021 | Blog, UGM | 0 Komentar

Universitas Gadjah Mada atau UGM, menyediakan berbagai jalur masuk bagi siapa pun yang ingin menempuh pendidikan di kampus tersebut. Bagi jenjang Sarjana atau S1 sendiri, terdapat berbagai jalur mulai dari seleksi nasional (SNMPTN dan SBMPTN) sampai seleksi mandiri.

Pada pendaftaran melalui jalur mandiri, UGM membuka dua jenis seleksi. Pertama, yaitu melalui tes tertulis atau biasa dikenal dengan Ujian Masuk (UTUL). Jalur kedua yaitu melalui prestasi yang telah dibedakan menjadi 3 kategori.

Ketahui 3 jalur prestasi untuk masuk UGM ini!

Penelusuran Bibit Unggul Kemitraan (PBUK)

Jalur Masuk UGM

Jalur PBUK dikhususkan bagi putra-putri daerah yang diusulkan dan dibiayai sepenuhnya oleh Pemerintah Daerah/instansi pemerintah dan/atau perusahaan yang kredibel. Program ini mengharuskan adanya Nota Kesepahaman (MoU) atau perjanjian kerja sama antara UGM dengan mitra.

Persyaratan Pendaftaran PBUK

  1. Warga Negara Indonesia
  2. Siswa/i tahun terakhir di SMA/MA/SMK/sederajat
  3. Memiliki nilai kognitif yang tuntas (di atas KKM) pada rapor untuk semua mata pelajaran, mulai dari semester 1 sampai semester 5, atau semester 1 sampai semester 7 bagi SMK program 4 tahun, bagi siswa akselerasi maka sampai semester 4
  4. Diusulkan oleh mitra yang bekerja sama dengan UGM (ditunjukkan dengan adanya MoU/perjanjian kerja sama yang masih berlaku
  5. Merupakan 25% siswa terbaik di kelas reguler pada semester 1 – 5, atau semester 1 – 7 untuk SMK 4 tahun, atau 50% terbaik di kelas akselerasi pada semester 1 – 4
  6. Memiliki dokumen yang menjadi persyaratan
  7. Memiliki kesehatan yang memadai sehingga tidak mengganggu kelancaran proses pembelajaran di program studi yang dipilih

Penelusuran Bibit Unggul Tidak Mampu (PBUTM)

Jalur Prestasi Masuk UGM

Universitas Gadjah Mada membuka jalur prestasi khusus bagi siswa dengan kemampuan akademik tinggi tetapi kurang beruntung secara ekonomi. Jika lolos, maka mahasiswa akan mendapat beasiswa UKT selama 8 semester apabila memenuhi prestasi yang ditetapkan dan akan dievaluasi tiap bulannya. Kriteria pendaftar jalur PBUTM yaitu:

  1. Siswa pemegang Kartu Indonesia Pintar (KIP) atau Kartu Perlindungan Sosial (KPS) atau Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) atau Bantuan Siswa Miskin (BSM) atau kartu sejenisnya yang dikeluarkan oleh pemerintah; atau
  2. Pendapatan kotor gabungan orang tua/wali maksimal Rp4.000.000,00 per bulan dan/atau pendapatan kotor gabungan dibagi jumlah anggota keluarga maksimal Rp750.000,00 setiap bulan; dan
  3. Pendidikan orang tua/wali setinggi-tingginya yaitu S1 atau D4.

Persyaratan Pendaftaran PBUTM

  1. Warga Negara Indonesia
  2. Pendaftar memiliki kemampuan akademik tinggi dan berasal dari keluarga kurang beruntung secara ekonomi
  3. Merupakan siswa/i tahun terakhir di SMA/MA/SMK/sederajat
  4. Memiliki nilai kognitif yang tuntas (di atas KKM) pada rapor untuk semua mata pelajaran, mulai dari semester 1 – 5, atau semester 1 – 7 untuk SMK program 4 tahun, atau semester 1 – 4 untuk siswa akselerasi
  5. Diusulkan oleh Kepala Sekolah dan merupakan 25% siswa/i terbaik di kelasnya atau 50% di kelasnya bagi siswa akselerasi, dibuktikan dengan surat keterangan yang ditandatangani oleh Kepala Sekolah
  6. Mmeiliki kesehatan yang memadai sehingga tidak mengganggu kelancaran proses pembelajaran di program studi yang dipilih

Baca juga Yuk, Cek! 10 Program Studi di UGM dengan Keketatan Tertinggi.

Penelusuran Bibit Unggul Berprestasi (PBUB)

Penelusuran Bibit Unggul Berprestasi merupakan salah satu jalur masuk UGM yang ditujukan bagi siswa yang memiliki prestasi di bidang Olahraga, Seni, dan IPTEK (sesuai dengan program studi yang dipilih) di tingkat provnsi/nasional/internasional dan setara. Pada klaster olahraga, yang bisa mendaftar yaitu:

  1. Atletik;
  2. Bola Basket;
  3. Bola Voli;
  4. Bulutangkis;
  5. Bridge;
  6. Catur;
  7. Futsal;
  8. Hoki;
  9. Judo;
  10. Karate;
  11. Kempo;
  12. Panahan;
  13. Pencak Silat;
  14. Renang;
  15. Selam;
  16. Sepak Bola;
  17. Softball/Baseball;
  18. Taekwondo;
  19. Tenis Lapangan; dan
  20. Tenis Meja.

Sedangkan untuk klaster seni, yang bisa mendaftar yaitu:

  1. Fotografi;
  2. Marching Band;
  3. MTQ, Pesparawi, atau loma sejenis;
  4. Orkestra/Seni Musik;
  5. Paduan Suara/Seni Suara (Pop, Keroncong, Dangdut, dan Seriosa);
  6. Seni Tari dan Karawitan (termasuk Wiraswara/Sinden) Gaya Yogya, Surakarta, dan Bali;
  7. Seni Rupa; dan
  8. Teater.

Persyaratan Pendaftaran PBUB

  1. Warga Negara Indonesia
  2. Pendaftar klaster IPTEK yaitu siswa/i tahun terakhir SMA/MA/SMK/sederajat
  3. Pendaftar klaster olahraga dan seni yaitu siswa/i tahun terakhir SMA/MA/SMK/sederajat atau lulusan 1 tahun sebelumnya
  4. Memiliki nilai kognitif yang tuntas (di atas KKM) pada rapor untuk semua mata pelajaran, mulai dari semester 1 – 5, atau semester 1 – 7 untuk SMK 4 tahun, atau semester 1 – 4 untuk kelas akselerasi
  5. Merupakan 25% siswa/i terbaik di kelas reguler atau 50% terbaik bagi kelas akselerasi; khusus bagi klaster olahraga atau seni merupakan 50% siswa/i terbaik di kelasnya
  6. Memiliki prestasi bidang IPTEK sesuai program studi yang dipilih, olahraga, atau seni
  7. Pendaftar klaster seni bidang orkestra/seni musik/paduan suara/seni suara harus dapat membaca partitur
  8. Memiliki kesehatan yang memadai sehingga tidak mengganggu kelancaran proses pembelajaran

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga Yang Lainnya…

Mengenal Kelas Internasional di UII Yogyakarta

Mengenal Kelas Internasional di UII Yogyakarta

Kelas Internasional UII – Melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dapat dilakukan dengan mengikuti program perkuliahan di universitas. Program pendidikan yang bisa diikuti tidaknya kelas reguler, namun ada juga program lainnya seperti kelas ekstensi dan...

Kampus Swasta Terbaik Indonesia Versi Webometrics 2021

Kampus Swasta Terbaik Indonesia Versi Webometrics 2021

Kampus Swasta Terbaik – Melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi merupakan pilihan banyak orang selepas lulus dari Sekolah Menengah Atas. Pendidikan ini bisa didapat dari berbagai perguruan tinggi baik negeri maupun swasta. Di Indonesia sendiri, banyak yang...